BATURAJA, KARSASRIWIJAYA — Banjir mendadak melanda wilayah Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari (28/3/2026).
Genangan air terjadi di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter. Sedikitnya 11 rumah terdampak dengan total 39 jiwa harus menghadapi kondisi tersebut. Warga sempat panik karena air datang secara tiba-tiba dan meningkat dalam waktu singkat.
Selain permukiman, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum, termasuk ruang perkuliahan Stikes Ma’arif serta Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Aktivitas masyarakat pun terganggu, bahkan akses Jalan Dr M Hatta ikut terendam sepanjang kurang lebih 30 meter.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD OKU, Gunalfi, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan kapasitas drainase.
“Saluran air tidak berfungsi maksimal sehingga air meluap ke permukiman,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat banjir ini diperkirakan mencapai Rp71 juta. Saat ini, petugas BPBD masih melakukan penanganan darurat, termasuk penyedotan air di lokasi terdampak.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah daerah mengusulkan pembangunan box culvert guna memperbaiki sistem drainase, terutama di titik rawan genangan di bawah jalan nasional.
Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Antisipasi diperlukan guna menghindari dampak banjir susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dilansir dari : mediarakyatsumatera.com