Modal 7 Pemain, Tim Voli Putri SMAN 2 OKU Juara Gebyar Smansagel XI

Berita2 Views

OKU, KARSASRIWIJAYA — Keterbatasan jumlah pemain tak menghalangi tim bola voli putri SMA Negeri 2 Ogan Komering Ulu (SMAN 2 OKU) meraih prestasi. Hanya bermodal tujuh pemain, tim berjuluk SMA Tanzania itu sukses merebut gelar juara pertama pada ajang Gebyar Smansagel XI di Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Perjuangan menuju podium juara tidak berjalan mudah. Salah satu pemain bahkan sempat mendapatkan penanganan medis di unit gawat darurat (UGD) puskesmas setempat. Situasi semakin sulit karena pemain cadangan yang tersedia juga harus menjalani perawatan.

Di tengah kondisi tersebut, para pemain tetap melanjutkan perjuangan. Kekompakan, semangat, dan tekad untuk mengharumkan nama sekolah menjadi modal penting hingga tim voli putri SMAN 2 OKU berhasil keluar sebagai juara.

Prestasi itu terasa semakin istimewa karena mereka harus bersaing dengan 24 tim lainnya dalam kompetisi yang berlangsung ketat.

Pelatih bola voli SMAN 2 OKU, Sunardi, mengatakan persaingan pada Gebyar Smansagel XI tahun ini semakin kompetitif. Selain jumlah peserta yang meningkat, kemampuan antartim juga dinilai relatif merata.

“Peserta juga berasal dari sekolah-sekolah yang memiliki tradisi ekstrakurikuler bola voli yang kuat. Terbukti, tim yang mengalahkan tim putra kami merupakan tim yang pernah kami kalahkan di semifinal kejuaraan serupa dua tahun lalu,” ujar Sunardi saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

SMAN 2 OKU Boyong Empat Trofi

Keberhasilan tim voli putri bukan satu-satunya prestasi yang dibawa pulang kontingen SMAN 2 OKU. Secara keseluruhan, sekolah tersebut berhasil meraih empat trofi dari sejumlah perlombaan yang diikuti dalam Gebyar Smansagel XI.

Rinciannya, juara pertama bola voli putri, juara pertama tandu putri, juara ketiga tandu putra, serta juara ketiga daiyah.

Selain mengirimkan tim bola voli putra dan putri, SMAN 2 OKU juga berpartisipasi dalam lomba tandu putra dan putri, dai, daiyah, serta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) putri.

Sementara itu, tim bola voli putra harus menghentikan langkahnya di babak perempat final setelah kalah dari SMAN 1 Air Sugihan.

Kepala SMAN 2 OKU, Agus Sudiana, membenarkan bahwa persaingan dalam ajang tersebut berlangsung ketat. Menurutnya, meskipun Gebyar Smansagel bukan kejuaraan resmi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan maupun KONI, kegiatan itu tetap menjadi ajang kompetisi yang menarik dan menantang bagi para pelajar.

“Walaupun bukan gelaran resmi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan atau KONI, kegiatan di Gelumbang ini menarik dan menantang untuk diikuti,” katanya.

Agus menjelaskan, keikutsertaan siswa dalam kompetisi menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan motivasi berprestasi. Hasil perlombaan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam menjalankan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler.

Menurutnya, perjuangan siswa yang mewakili sekolah dalam berbagai perlombaan patut mendapat apresiasi. Dukungan terhadap kegiatan positif tersebut diharapkan terus berlanjut agar siswa memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan, mental bertanding, dan semangat berkompetisi.

Facebook Twitter/X LinkedIn WhatsApp