banner 728x250

Banyuasin Gandeng Badan Bank Tanah Dukung Reforma Agraria dan Pengembangan Wilayah

Bupati Banyuasin Askolani menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Bank Tanah di Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

JAKARTA, KARSASRIWIJAYA — Pemerintah Kabupaten Banyuasin melakukan langkah strategis dalam optimalisasi pemanfaatan tanah dan pengembangan wilayah melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Bank Tanah di Wisma Nusantara Lantai 17, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Banyuasin, Askolani, bersama jajaran Badan Bank Tanah dan disaksikan sejumlah pejabat pemerintah daerah serta perwakilan Kantor Wilayah BPN Sumatera Selatan.

Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan berbagai potensi lahan strategis, seperti tanah bekas hak, kawasan dan tanah telantar, tanah akibat perubahan tata ruang, pelepasan kawasan hutan, tanah reklamasi, tanah bekas tambang, hingga lahan hasil redistribusi tanah di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengembangan berada di Kecamatan Rambutan meliputi Desa Baru, Desa Tanjung Kerang, dan Desa Menten, serta Kecamatan Air Kumbang di Desa Sidomulyo. Total proses pendaftaran Hak Pengelolaan Lahan Badan Bank Tanah di dua kecamatan tersebut mencapai 178,5 hektare.

Dalam sambutannya, Askolani menegaskan kerja sama itu bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam mengelola tanah negara secara teratur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sinergi dengan Badan Bank Tanah menjadi langkah penting untuk mengatasi hambatan ketersediaan lahan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, melalui pengelolaan yang terintegrasi, kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum terkait penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan tanah negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, perwakilan Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam membangun pengelolaan lahan yang profesional dan berkelanjutan.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung visi pembangunan Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera serta mempercepat program reforma agraria di daerah.

Usai penandatanganan, tim teknis dari kedua belah pihak dijadwalkan segera melakukan koordinasi lapangan untuk memetakan titik-titik lokasi potensial yang akan dikelola di bawah naungan Badan Bank Tanah.

Dilansir dari : banyuasinkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *