banner 728x250

PM Narendra Modi Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menyaksikan secara langsung penandatanganan dan pengumuman sejumlah nota kesepakatan (MoU) strategis antara Indonesia dan India. (dok: BPMI Setpres)

JAKARTA, KARSASRIWIJAYA – Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membawa kemitraan strategis komprehensif Indonesia–India ke tingkat yang lebih tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut Modi, hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang semakin dinamis dengan tingkat kepercayaan yang terus menguat.

“Dalam beberapa tahun terakhir Indonesia dan India menikmati energi baru dalam hubungan kedua negara dan rasa percaya diri yang baru, serta kerja sama yang makin mendalam,” ujar PM Modi.

Ia menjelaskan bahwa kemitraan strategis komprehensif yang disepakati sejak 2018 terus berkembang melalui kerja sama di bidang pertahanan, pembangunan, teknologi, budaya, dan pendidikan.

Modi meyakini pertemuan dengan Presiden Prabowo akan menjadi tonggak baru yang memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Fokus pada Pertahanan dan Keamanan Maritim

Dalam sektor keamanan dan pertahanan, Indonesia dan India sepakat meningkatkan kerja sama dalam pertukaran pertahanan, manajemen bencana, industri pertahanan, serta penguatan keamanan maritim di kawasan Samudra Hindia.

Sebagai dua negara maritim yang memiliki kedekatan geografis, kedua pihak juga memperluas kolaborasi di bidang ekonomi biru, pembangunan pelabuhan, dan perdagangan maritim.

Perluasan Kerja Sama Teknologi dan Kesehatan

Selain pertahanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu fokus utama kerja sama bilateral. Modi menyebut kedua negara memiliki perhatian yang sama terhadap program pemenuhan gizi masyarakat dan layanan publik.

Ia juga menyampaikan bahwa kesepakatan yang ditandatangani diharapkan memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap obat-obatan berkualitas dengan harga terjangkau dari India.

Di sektor teknologi, kedua negara menyepakati penguatan kerja sama di bidang kecerdasan artifisial (AI), telekomunikasi, infrastruktur digital, dan pengembangan ekosistem startup. Bahkan, Institut Manajemen Bangalore direncanakan membuka kampus di Indonesia.

“Inisiatif tersebut akan membawa manfaat besar bagi masyarakat di kawasan ASEAN,” kata Modi.

Integrasi Pembayaran dan Konservasi Budaya

Modi turut menyoroti penguatan rantai pasok mineral kritis dan baja, serta rencana integrasi sistem pembayaran digital UPI India dengan sistem pembayaran Indonesia untuk mempermudah transaksi bisnis dan perjalanan antarnegara.

“Kami sangat senang bahwa UPI dari India akan diintegrasikan dengan sistem pembayaran di Indonesia. Hal tersebut akan mendorong kemudahan berbisnis dan kemudahan untuk traveling,” ujarnya.

Di bidang budaya, kedua negara juga memperkuat kerja sama pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan yang akan diresmikan bersama Presiden Prabowo di Yogyakarta.

Menutup pernyataannya, Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India dibangun di atas warisan budaya bersama, rasa saling percaya, dan visi kesejahteraan bersama yang diyakini akan membawa manfaat besar bagi kedua bangsa.

Dilansir dari : setkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *