banner 728x250
Daerah  

Tangis Haru Kemerdekaan: Ribuan Napi Sumsel Hirup Angin Kebebasan, Remisi Massal HUT RI ke-80 Buka Lembaran Hidup Baru!

PALEMBANG, Karsa Sriwijaya – Di hari yang penuh makna, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, ribuan narapidana dan anak binaan di Sumatera Selatan merasakan secercah harapan yang menggema dari balik jeruji besi. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menjadi pembawa kabar gembira ini dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa kepada 11.495 narapidana dan anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palembang, Minggu (17/8/2025).

Pemberian remisi ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata dari penghargaan pemerintah atas upaya keras dan perubahan perilaku positif yang telah ditunjukkan oleh para warga binaan selama menjalani masa hukuman. “Jadikan kesempatan ini sebagai dorongan untuk terus berperilaku baik, menaati aturan, serta giat mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan,” tegas Wagub Cik Ujang, membacakan amanat dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto.

Dari total 15.692 narapidana dan anak binaan di Sumsel, sebanyak 11.495 orang secara resmi menerima pengurangan masa pidana, dan 461 di antaranya langsung merasakan kebebasan, menghirup udara merdeka di luar tembok lembaga pemasyarakatan. Selain itu, 12.124 penerima remisi dasawarsa juga mendapatkan harapan baru. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumsel, Erwendi Supriyatno, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini adalah peluang emas bagi mereka untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih cerah, dengan harapan tidak akan mengulangi kesalahan di masa lalu.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga terus mendorong proses pembinaan multidimensi yang mencakup pendidikan, pelatihan keterampilan, kegiatan keagamaan, hingga interaksi sosial. Bahkan, banyak lapas dan rutan kini menjalankan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan untuk menanam hasil bumi dan mengembangkan perikanan, membekali warga binaan dengan keterampilan hidup yang berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Momen penyerahan remisi yang mengharukan ini disaksikan oleh Ketua BKOW Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Drs H. Edward Candra, Ketua DWP Provinsi Sumsel Hj. Desy Kasnayati, serta jajaran Forkopimda Sumsel. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh dan keyakinan pada kesempatan kedua, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan di jalanan, tetapi juga mengalirkan harapan dan kebebasan di balik jeruji besi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *