Catat Sejarah Baru, Pemkab Muba Berhasil Turunkan Kemiskinan 2,91 Persen

MUBA, KARSASRIWIJAYA – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mencatat sejarah baru dengan keberhasilan menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai satu digit. Pada 2025, persentase penduduk miskin di Muba turun dari 12,88 persen menjadi 9,97 persen.

Melansir mubakab.go.id, capaian ini sekaligus mematahkan stigma buruk yang melekat selama lebih dari 20 tahun, bahkan menempatkan Muba di bawah rata-rata angka kemiskinan Provinsi Sumatera Selatan.

Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, SH, menegaskan bahwa penurunan ini merupakan hasil komitmen dan konsistensi Pemkab Muba dalam menjalankan berbagai program intervensi kemiskinan.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur atas capaian ini. Semoga ke depan kita bisa terus menurunkan angka kemiskinan dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat Muba,” ujarnya.

Program Intervensi

Sejalan dengan arahan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Pemkab Muba melaksanakan program intervensi beragam (multiple interventions), di antaranya:

  1. Menjaga stabilitas harga komoditas melalui rapat TPID, program Desa Cantik, dan operasi pasar ketika harga kebutuhan pokok melonjak.
  2. Mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dengan penyaluran Bantuan Tunai (Bantu Umak), Bantuan Permakanan Penduduk Rentan (Bakul Nasi), dan Jaminan Sosial Jamkesda.
  3. Meningkatkan pendapatan lewat program Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia (Pedas Nia), KUBE/UEP, Program Keluarga Maju (PKM), serta Program Jaminan Ketenagakerjaan (Pakai Kelambu).
  4. Meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui peningkatan akses layanan dasar, pembangunan infrastruktur, bedah rumah, dan peralihan listrik dari MEP ke PLN pada 2024–2025.

Kepala BPS Muba, Trio Wira Dharma, SST, MM, mengungkapkan bahwa penurunan angka kemiskinan tahun ini jauh lebih tajam dibandingkan 2024. Pada 2025, jumlah penduduk miskin berkurang 19.333 jiwa atau sekitar 2,91 persen poin.

“Penurunan ini menjadi yang terbesar kedua di antara kabupaten/kota di Pulau Sumatera, serta kedelapan secara nasional,” jelasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Muba, Ardiansyah, SE, MM, PhD, CMA, menambahkan, keberhasilan ini juga ditopang kondisi ekonomi makro yang stabil.
“Pertumbuhan ekonomi Muba pada triwulan I 2025 cukup baik dan inflasi pada periode 2024–2025 relatif terkendali, sehingga turut memperkuat capaian penurunan kemiskinan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daud Amri, SH, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan M. Agung Perdana, SSTP, MSi, serta jajaran BPS Kabupaten Musi Banyuasin.

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version