Ganjar Iman Resmi Ambil Sumpah Jabatan, Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat Sumsel di DPRD!

PALEMBANG, Karsa Sriwijaya – Kursi kosong anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi Partai NasDem, Daerah Pemilihan (Dapil) 6, kini telah terisi. Ganjar Iman secara resmi dilantik menjadi anggota DPRD Sumsel melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan almarhum Samsul Bahri yang telah meninggal dunia. Pelantikan ini disahkan dalam rapat paripurna XIX DPRD Sumsel yang berlangsung pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Prosesi penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang juga memimpin pembacaan keputusan dan pengucapan sumpah janji secara khidmat di hadapan seluruh peserta rapat paripurna. Setelah mengucapkan sumpah, Andie Dinialdie menegaskan bahwa Ganjar Iman secara resmi telah menjadi anggota DPRD Sumsel dan siap menjalankan tugasnya sesuai undang-undang. Ia juga berharap Ganjar Iman dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya, membawa semangat baru dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Sumsel, serta berkontribusi bersama anggota lainnya dalam mengawal roda pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Cik Ujang, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas dedikasi almarhum Samsul Bahri selama menjabat sebagai wakil rakyat. Kepada Ganjar Iman, Wagub Cik Ujang mengucapkan selamat dan berpesan untuk memperjuangkan serta mewujudkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Cik Ujang lebih lanjut menekankan bahwa seorang anggota DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dengan baik. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat melalui kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, Wagub juga menyoroti pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif sebagai kunci utama untuk menyukseskan program pembangunan di Sumsel dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat, meskipun di tengah dinamika politik.

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version