PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang menggelar diskusi bertajuk “Pemuda Naik Level: Optimalisasi Literasi Keuangan dan Transformasi Digital sebagai Sarana Pengembangan” Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lady Coffee ini diikuti kader HMI serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang kian pesat.
Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Bayu Pratama, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Generasi muda harus semakin melek terhadap perkembangan digital. Ruang digital perlu dimanfaatkan untuk melahirkan inovasi dan meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Joni Iskandar, menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat pemahaman kader terhadap literasi keuangan dan transformasi digital.
Ia menilai, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar generasi muda tidak tertinggal di tengah perubahan yang cepat. Menurutnya, kader HMI juga perlu dibekali materi yang relevan dalam setiap proses kaderisasi agar mampu membaca tantangan masa depan.
Diskusi ini bertujuan mendorong pemuda agar lebih adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan diri. Selain itu, peningkatan literasi keuangan dinilai penting untuk membangun kemandirian ekonomi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Palembang berharap peserta dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam mengelola keuangan serta memanfaatkan teknologi secara produktif, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global.