Herman Deru Dukung IFBC 2026, Dorong Pertumbuhan Bisnis Franchise di Sumsel

Berita, Daerah, Ekonomi169 Views
banner 468x60

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima audiensi Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) terkait rencana pelaksanaan International Franchise, Business and Concept (IFBC) 2026, di Palembang, Kamis (16/4).

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas inisiatif AFI yang dinilai mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang ingin memulai bisnis melalui sistem franchise.

banner 336x280

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan panduan bagi masyarakat dalam memulai usaha. Sistem franchise terbuka bagi siapa saja, tinggal bagaimana pelaku usaha membaca peluang pasar,” ujarnya.

Ia menilai, penyelenggaraan IFBC 2026 berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui pembukaan peluang usaha baru dan penyerapan tenaga kerja. Karena itu, ia berharap kegiatan ini mendapat sambutan luas dari masyarakat Sumatera Selatan.

Selain itu, Herman Deru mendorong agar pengembangan bisnis franchise tidak hanya terpusat di Kota Palembang, tetapi juga diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.

Menurutnya, pola bisnis franchise dapat menjadi pemicu lahirnya usaha baru yang lebih terstruktur dan mengikuti tren bisnis modern. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi agar informasi peluang usaha dapat menjangkau masyarakat secara luas.

Sementara itu, perwakilan AFI, Veronica Linda, mengungkapkan bahwa IFBC 2026 akan menghadirkan 52 merek franchise yang siap diperkenalkan kepada calon investor dan pelaku usaha.

“IFBC bukan sekadar pameran, tetapi juga ruang untuk menggerakkan ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ekosistem bisnis di Sumatera Selatan semakin berkembang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dilansir dari : sumselprov.go.id

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *