BANYUASIN, KARSASRIWIJAYA — Kabut asap yang masih menyelimuti Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendorong Karang Taruna setempat turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker secara gratis.
Aksi sosial tersebut menyasar warga yang masih beraktivitas di luar ruangan. Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mengajak warga lebih waspada terhadap kondisi udara di tengah musim kemarau.
Pengurus Karang Taruna Kecamatan Pulau Rimau membagikan masker secara langsung kepada warga. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Karang Taruna Kabupaten Banyuasin yang menyumbangkan beberapa kotak masker untuk dibagikan kepada masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulau Rimau, Andrian Sopa Indarto, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi masyarakat di tengah kabut asap.
“Semoga melalui aksi kecil ini, kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Kami ingin hadir dan berkontribusi secara nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama,” ujar Andrian, Senin (12/10/2026).
Menurut Andrian, keterlibatan pemuda tidak hanya sebatas kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan.
Karang Taruna Pulau Rimau juga mengimbau warga untuk menjaga kondisi tubuh selama kabut asap belum mereda. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker dan memperhatikan kondisi kesehatan.
Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk. Jika mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata, masyarakat disarankan segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Andrian menegaskan, menghadapi dampak kabut asap membutuhkan kepedulian bersama. Karena itu, Karang Taruna berupaya mengambil peran melalui aksi nyata yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dukungan dari Karang Taruna Kabupaten Banyuasin, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan sosial tersebut. Kolaborasi di tingkat kecamatan dan kabupaten diharapkan dapat terus berjalan sehingga semangat gotong royong di tengah masyarakat semakin kuat.
Di tengah kabut asap yang belum mereda, pembagian masker menjadi salah satu bentuk dukungan langsung kepada warga. Namun, perlindungan masyarakat juga perlu berjalan beriringan dengan penanganan sumber kebakaran serta upaya pengendalian kabut asap.
Dengan demikian, dampak buruk kondisi udara terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat dapat ditekan.
Karang Taruna hadir, pemuda bergerak, masyarakat terlindungi.