BANYUASIN, KARSASRIWIJAYA — Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, akibat aktivitas perbaikan jalan yang masih berlangsung. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga berjam-jam, menyebabkan pengendara terjebak tanpa kepastian waktu tempuh.
Kepadatan lalu lintas dipicu oleh penerapan sistem buka-tutup jalan di sejumlah titik pengerjaan. Kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian, sehingga menimbulkan penumpukan, terutama pada jam sibuk. Kondisi ini diperparah oleh tingginya volume kendaraan yang melintas, termasuk truk angkutan barang.
Ruas Jalan Tanjung Api-Api merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Palembang dengan kawasan industri dan pelabuhan. Akibatnya, setiap gangguan di jalur ini berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Selain sistem buka-tutup, kemacetan juga dipicu oleh penyempitan badan jalan di titik perbaikan atau bottleneck. Hal ini menyebabkan laju kendaraan tersendat dan antrean semakin panjang. Fenomena tersebut umum terjadi pada ruas padat yang sedang mengalami pekerjaan infrastruktur.
Petugas di lapangan telah mengimbau pengendara untuk tetap bersabar dan mematuhi sistem antrean guna mencegah kemacetan yang lebih parah. Meski demikian, sejumlah pengendara berharap adanya pengaturan lalu lintas yang lebih optimal agar penumpukan kendaraan dapat diminimalkan.
Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah Sumatera Selatan, khususnya pada jalur distribusi utama. Pemerintah berharap proyek tersebut dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang, meskipun saat ini menimbulkan gangguan sementara bagi pengguna jalan.
Dilansir dari : mediarakyatsumatera.com