1.343 Qori dan Qoriah Ikuti Khataman Al-Qur’an Massal HUT Kota Palembang ke-1.343

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Sebanyak 1.343 qori dan qoriah dari berbagai kecamatan di Kota Palembang mengikuti Khataman Al-Qur’an Massal yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan religius tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1.343 tahun.

Jumlah peserta yang mencapai 1.343 orang disesuaikan dengan usia Kota Palembang yang pada tahun ini genap berusia 1.343 tahun. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat keterkaitan sejarah panjang Palembang dengan nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan peringatan hari jadi kota tertua di Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat spiritualitas masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun modernisasi layanan publik. Kualitas moral, akhlak, dan keimanan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui momentum Hari Jadi Kota Palembang ini, kita ingin meneguhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kemajuan kota harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat,” ujar Ratu Dewa.

Ia menambahkan, kegiatan khataman Al-Qur’an massal merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang menghadirkan pembangunan yang seimbang antara aspek fisik dan pembangunan karakter masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen memperkuat kehidupan religius, Pemkot Palembang terus menjalankan berbagai program keagamaan, di antaranya Program 1.000 Ustadz yang bertujuan meningkatkan pembinaan keagamaan di masjid dan musala. Pemerintah juga memberikan insentif kepada marbot masjid dan musala sebesar Rp500 ribu per orang, perlindungan sosial bagi ustadz dan ustadzah, serta hibah untuk pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Palembang, Kepala LPTQ Kota Palembang KH Mudrik Qori, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran Pemerintah Kota Palembang.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Palembang berharap semangat religius yang menjadi bagian dari identitas kota dapat terus terjaga seiring upaya mewujudkan visi “Palembang Berdaya, Berbudaya, dan Mendunia”.

Dilansir : palembang.go.id

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version