Jakarta, Karsa Sriwijaya – Belum genap dua hari menjabat sebagai Menteri Keuangan, nama Purbaya Yudhi Sadewa sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan politik maupun masyarakat luas. Sosok yang ditunjuk Presiden Prabowo untuk menggantikan Sri Mulyani ini mendadak “viral” setelah berbagai pernyataan dan kebijakannya menjadi sorotan publik.
Di gedung parlemen, anggota Komisi XI DPR, Harris Turino, menyindir dengan nada bercanda. “Selamat, baru dua hari jadi menteri langsung viral,” ucapnya saat rapat bersama Menkeu baru tersebut, Selasa (9/9). Ungkapan itu sontak memicu gelak tawa, sekaligus menegaskan betapa cepatnya nama Purbaya mencuat di ruang publik.
Ramainya perbincangan juga tak lepas dari posisi strategis Kementerian Keuangan di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. Kini, Purbaya langsung dihadapkan pada sederet pekerjaan rumah yang berat:
- Lonjakan harga pangan – beras, cabai, hingga minyak goreng kian meroket dan menekan daya beli masyarakat.
- Stabilitas fiskal – menjaga defisit anggaran tetap terkendali di tengah kebutuhan belanja negara yang terus membesar.
- Penerimaan negara – upaya memperkuat perpajakan tanpa membebani rakyat kecil menjadi sorotan utama.
- Investasi dan pertumbuhan ekonomi – menarik minat investor asing sekaligus mendukung sektor UMKM di tengah ketidakpastian global.
- Pengelolaan utang negara – memastikan beban utang tetap terkendali agar tidak mengganggu pembangunan jangka panjang.
Publik pun membandingkan kiprah Purbaya dengan pendahulunya, Sri Mulyani, yang selama ini dikenal sebagai teknokrat berpengalaman. Sementara itu, nama Luhut Binsar Pandjaitan ikut terseret dalam diskusi, karena dianggap memiliki peran besar di balik penunjukan Purbaya.
Kini, sorotan tertuju pada langkah konkret yang akan diambil Menkeu baru tersebut. Apakah Purbaya mampu menjawab harapan publik dan menjaga kestabilan ekonomi nasional? Waktu yang akan menjawab, namun jelas, Purbaya telah berhasil mencuri perhatian hanya dalam hitungan hari.