Muba Sabet Paritrana Award 2024: Jaminan Sosial Fantastis untuk 45.000+ Pekerja Rentan, Gubernur Herman Deru Serukan Publikasi Luas!

PALEMBANG, Karsa Sriwijaya – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengukir prestasi gemilang di kancah Provinsi Sumatera Selatan. Di bawah kepemimpinan Bupati H M Toha Tohet dan Wakil Bupati Kyai Rohman, Muba berhasil meraih Paritrana Award Tahun 2024, sebuah penghargaan bergengsi di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Muhyidin, dalam sebuah acara di Hotel Aryaduta Palembang pada Rabu, 27 Agustus 2025. Muba menerima penghargaan khusus sebagai kabupaten yang kepala daerahnya berkomitmen penuh dalam memberikan perlindungan kepada lebih dari 45.000 pekerja rentan, menjadikannya yang terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Ardiansyah SE MM PhD CMA, bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Muba, Herryandi Sinulingga AP, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muba dan Banyuasin, Ahmad Nizam Farabi, hadir mewakili Pemkab Muba untuk menerima penghargaan ini.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru, menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua penerima penghargaan yang dinilai konsisten mendukung program perlindungan pekerja, baik di sektor formal maupun informal. “Penghargaan ini harus dipublikasikan seluas-luasnya, terutama kepada perusahaan mitra dan pemerintahan daerah. Kita ingin semakin banyak sektor informal yang terdata dan mendapatkan perlindungan,” tegas Herman Deru.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muba HM. Toha Tohet, melalui Asisten I Setda Muba, Ardiansyah, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata dedikasi Pemkab Muba dalam melindungi pekerja rentan. “Capaian ini adalah pengakuan atas kerja keras semua pihak di Muba. Kami akan terus memperluas perlindungan tenaga kerja, khususnya pekerja rentan, agar mereka merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan aktivitasnya,” ujar Ardiansyah. Ia juga menambahkan komitmen untuk bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan serta melibatkan seluruh elemen, termasuk perusahaan swasta dan pelaku UMKM, dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja di Muba.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan komitmennya untuk menciptakan ekosistem kerja yang aman dan terlindungi bagi semua pekerja, terutama pekerja non-formal. “Di akhir tahun 2025, kami akan meluncurkan program kolaboratif bersama seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin. Melalui kemitraan ini, kami akan mendorong perusahaan untuk berperan aktif dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja non-formal di area kerja mereka,” jelas Herryandi. Dengan dukungan BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Muba menargetkan untuk mendaftarkan 10.000 pekerja non-formal agar mereka mendapatkan hak-hak sebagai pekerja.

Penghargaan Paritrana Award 2024 ini menjadi momentum penting bagi Muba untuk terus menguatkan komitmennya dalam mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, khususnya mereka yang paling rentan.

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version