BANYUASIN, KARSASRIWIJAYA — Pemerintah Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sembawa Tahun 2026 dengan mengusung tema “Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Hijau”. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Sembawa, Rabu (28/1/2026).
Musrenbang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, SP, didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Banyuasin. Turut hadir unsur Forkopimcam, Forum Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta perwakilan perempuan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Netta Indian menegaskan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, forum ini berperan penting dalam mendukung percepatan transformasi ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Melalui Musrenbang ini, kita mendorong lahirnya program pembangunan yang inovatif, berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat, serta mendukung hilirisasi industri hijau sesuai potensi dan karakteristik wilayah Kecamatan Sembawa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Seluruh aspirasi yang dihimpun dari Musrenbang Desa, lanjutnya, akan dibahas dan diprioritaskan agar selaras dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2026.
“Musrenbang ini menjadi wadah bersama untuk menyepakati prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sekaligus mendukung visi Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperinda Kabupaten Banyuasin Dr. dr. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua, menegaskan bahwa seluruh usulan pembangunan harus mengacu pada RPJMD serta tema pembangunan daerah Tahun 2026, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.
Hasil Musrenbang Kecamatan Sembawa 2026 selanjutnya akan dirangkum dan dibawa ke Musrenbang Kabupaten sebagai bahan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah. Adapun prioritas usulan mencakup pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi, pengembangan UMKM, pertanian dan perkebunan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan inovasi dan pemanfaatan potensi lokal.
Dilansir dari : sumaterapos.id