banner 728x250

Presiden Prabowo Perkuat Sinergi dengan Ulama dalam Pertemuan di Istana

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani memberikan keterangannya kepada awak media.

JAKARTA, KARSASRIWIJAYA – Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah dan tokoh agama untuk membahas berbagai isu strategis, baik nasional maupun global.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, mengatakan pertemuan itu bertujuan memperkuat komunikasi sekaligus bertukar pandangan mengenai dinamika geopolitik dan geokonomi yang berkembang belakangan ini.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar terkait perkembangan informasi geopolitik dan geokonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Muzani kepada awak media.

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), menyampaikan bahwa Presiden memaparkan berbagai tantangan yang tengah dihadapi Indonesia. Kepala negara juga membuka ruang dialog bagi para kiai dan ulama untuk menyampaikan pandangan serta masukan bagi pembangunan bangsa.

Menurut Buya Yahya, Presiden menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

“Beliau sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas di Jombang, Hasib Wahab Hasbullah, menyatakan optimisme bahwa kolaborasi antara ulama dan pemerintah akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

“Kiai-kiai, ulama, dan para umara kini bersatu,” ujarnya.

Ia berharap sinergi tersebut dapat memperkuat pembangunan nasional sekaligus mewujudkan Indonesia yang makmur, adil, dan sejahtera.

Pertemuan antara Presiden dan tokoh-tokoh Islam ini menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun tata kelola negara yang inklusif serta memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Dilansir dari : setkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *