Sumsel Jadi Tuan Rumah MIICEMA & SEABC 2025, Ekonomi Tumbuh 5,42 Persen

Palembang, Karsa Sriwijaya – Provinsi Sumatera Selatan kembali meneguhkan posisinya di kancah internasional dengan menjadi tuan rumah The 24th Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management, and Accounting (MIICEMA) yang digelar bersamaan dengan The 9th Sriwijaya Economics, Accounting, and Business Conference (SEABC 2025). Konferensi internasional ini berlangsung hybrid pada 17–18 September 2025 di Hotel The Zuri dan Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang.

Dengan mengusung tema “Inclusive Development and Resilient Communities Through Regional Cooperation”, forum ini menghadirkan ratusan akademisi, peneliti, praktisi, hingga pembuat kebijakan dari Indonesia, Malaysia, dan sejumlah negara lain.

Dukungan Pemerintah Sumsel

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, M.H,

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, M.H, yang hadir mewakili Gubernur H. Herman Deru, secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, Edward menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga momentum penting mempererat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk menguatkan kerja sama regional, sekaligus membuka peluang investasi dan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Edward juga memaparkan capaian ekonomi Sumsel. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan II 2025 mencapai 5,42 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Inflasi juga terkendali melalui penerapan strategi 4K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif), sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Agenda dan Subtema Konferensi

Mengutip laman resmi SEABC Unsri, konferensi MIICEMA & SEABC 2025 dikemas dalam format hybrid, sehingga peserta internasional dapat mengikuti secara daring maupun luring. Beberapa subtema yang diangkat meliputi:

  • Pembangunan inklusif dan ketahanan komunitas
  • Kerja sama regional dan ekonomi halal
  • Keberlanjutan serta tata kelola pemerintahan yang baik
  • Teknologi digital, fintech, dan pemasaran digital

Selain sesi akademik, agenda juga dilengkapi dengan gala dinner, tur Sungai Musi, hingga publication clinic untuk memperkuat jejaring antarpeneliti dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.

Momentum Strategis bagi Sumsel

Konferensi internasional ini memberi setidaknya empat dampak penting bagi Sumatera Selatan:

  1. Meningkatkan profil internasional Sumsel sebagai destinasi konferensi akademik dan bisnis lintas negara.
  2. Menunjukkan kinerja ekonomi yang solid, dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional, sehingga memperkuat daya tarik investor.
  3. Memfasilitasi pertukaran ilmu dan gagasan tentang isu-isu krusial, seperti pembangunan inklusif, ekonomi digital, dan keberlanjutan.
  4. Memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, tidak hanya di ranah akademik dan ekonomi, tetapi juga diplomasi budaya.

Dengan keberhasilan menjadi tuan rumah MIICEMA dan SEABC 2025, Sumsel semakin mengukuhkan diri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pengetahuan di kawasan Asia Tenggara.

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version