banner 728x250

Indonesia–AS Sepakati Tarif Nol Persen untuk 1.819 Produk

Pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika Serikat resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik bertajuk “Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance”. di Washington DC. Kamis, (19/2/2026). Dok:BPMI Setpres

WASHINGTON D.C, KARSASRIWIJAYA – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan penurunan tarif hingga nol persen terhadap 1.819 pos tarif produk Indonesia dalam skema Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa produk yang memperoleh fasilitas tarif 0 persen mencakup sektor pertanian dan industri. Komoditas tersebut antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, serta komponen pesawat terbang.

Untuk produk tekstil dan apparel, Amerika Serikat juga memberikan tarif nol persen melalui mekanisme tariff rate quota (TRQ). Menurut Airlangga, kebijakan ini berdampak signifikan bagi sekitar empat juta pekerja di sektor tersebut atau sekitar 20 juta masyarakat jika memperhitungkan keluarga pekerja.

Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, Indonesia memberikan fasilitas tarif nol persen bagi sejumlah produk utama asal AS, terutama komoditas pertanian seperti gandum dan kedelai. Kebijakan ini dipastikan tidak menambah beban biaya bagi masyarakat atas produk turunan seperti mi, tahu, dan tempe.

Di tingkat multilateral, kedua negara juga sepakat tidak mengenakan bea masuk atas transaksi elektronik sesuai komitmen dalam forum World Trade Organization (WTO). Indonesia turut mendorong pengaturan transfer data lintas batas secara terbatas sesuai regulasi nasional dan memastikan perlindungan data konsumen tetap terjaga.

Airlangga menambahkan, pemerintah akan menerapkan strategic trade management guna menjaga keamanan perdagangan. Perjanjian ini berlaku 90 hari setelah proses hukum masing-masing negara diselesaikan, termasuk konsultasi dengan DPR RI.

Kesepakatan tersebut disebut sebagai langkah menuju “Indonesia Emas” sekaligus membuka era baru kemitraan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat yang murni berfokus pada kerja sama perdagangan.

Dilansir dari : setkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *