OKU, Karsa Sriwijaya – Kebakaran hebat melanda sebuah toko bangunan “Material Anton” di kawasan Pasar Perumahan Griya Sebimbing Sekundang, RT 19 RW 04, sekitar RS Sriwijaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu malam (19/04/2026).
Peristiwa tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan beserta seluruh isinya, tetapi juga memicu sorotan warga terkait respons petugas pemadam kebakaran yang dinilai terlambat.
Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, armada pemadam kebakaran disebut baru tiba setelah api membesar dan sulit dikendalikan.
“Api sudah lama menyala, tapi damkar belum juga datang. Saat mereka tiba, api sudah terlanjur besar,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Keterlambatan tersebut diduga memperparah kondisi kebakaran, sehingga bangunan dan seluruh material di dalamnya tidak dapat diselamatkan.
Warga pun menyayangkan lambannya respons dalam situasi darurat, terlebih lokasi kejadian berada di kawasan padat dan memiliki risiko tinggi karena banyaknya bahan mudah terbakar seperti cat dan tiner.
Menurut warga, kondisi ini mencerminkan perlunya evaluasi terhadap kesiapsiagaan penanganan kebakaran di wilayah tersebut.
Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, dampak ekonomi yang dialami pemilik usaha cukup besar dan menjadi perhatian masyarakat sekitar.
Warga kini mendesak agar dilakukan penelusuran lebih lanjut terkait penanganan kebakaran, termasuk evaluasi terhadap respons dan koordinasi pihak terkait dalam situasi darurat.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kesiapan, kecepatan respons, serta sistem penanganan bencana yang efektif guna meminimalisir dampak kerugian di masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap maupun evaluasi penanganan kebakaran tersebut. (Hr)