TANJUNG LAGO, KARSASRIWIJAYA – Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., membuka Jambore Anak Saleh se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Milad ke-8 Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang di Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Rabu (5/8/2026).
Mengusung tema “Dengan Jambore Anak Saleh, Kita Jalin Ukhuwah Demi Kejayaan Indonesia”, kegiatan yang berlangsung pada 4–8 Agustus 2026 tersebut diikuti peserta dari berbagai madrasah dan pondok pesantren di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Dalam sambutannya, Netta Indian menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen mendukung penguatan pendidikan, khususnya pendidikan agama dan pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki integritas.
“Kami berkomitmen mendukung kemajuan dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama. Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh lahirnya sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berkarakter,” ujar Netta.
Ia berharap kegiatan Jambore Anak Saleh dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda agar memiliki semangat kebersamaan, jiwa kepemimpinan, serta nilai-nilai keislaman yang kuat.
“Insyaallah, dari anak-anak yang mengikuti kegiatan ini akan lahir generasi penerus yang mampu menjadi pemimpin bangsa, membawa kemajuan bagi Kabupaten Banyuasin, serta mewujudkan masyarakat yang religius dan berkeadilan,” katanya.
Wadah Mempererat Ukhuwah dan Kepemimpinan
Selain menjadi ajang silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah, Jambore Anak Saleh juga dirancang untuk membentuk karakter melalui berbagai kegiatan kepramukaan, keagamaan, dan kepemimpinan.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang, Ustadz Nandir, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran Wakil Bupati Banyuasin menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan berbasis pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, aparat desa, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Jambore Anak Saleh. Kehadiran Ibu Wakil Bupati menjadi motivasi bagi para peserta,” ujarnya.
Menurut Ustadz Nandir, kegiatan kepramukaan yang dipadukan dengan pendidikan pesantren menjadi media efektif untuk membangun karakter generasi muda yang mandiri, disiplin, tangguh, serta memiliki semangat ukhuwah Islamiyah.
Ia berharap Jambore Anak Saleh se-Sumbagsel dapat terus menjadi agenda pembinaan generasi muda yang mampu melahirkan insan beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Turut mendampingi Wakil Bupati Banyuasin dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bidang Hukum Setda Banyuasin Ali Sadikin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sahsadiman Ralibi, Pelaksana Tugas Camat Tanjung Lago Joni Gunawan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Banyuasin Titin Yariyanti, serta Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Banyuasin Suparsih.
Dilansir dari : banyuasinkab.go.id