banner 728x250

Angin Segar Pendidikan di Sumsel: DPRD Pastikan Uang Komite Bersifat Sukarela dan Program Makan Bergizi Gratis Terus Meluas!

Palembang – Karsa Sriwijaya, Kabar gembira datang untuk dunia pendidikan di Sumatera Selatan! Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel 1 membawa langsung kepastian dan harapan baru saat menggelar Reses Tahap III/2025 di SMK Negeri 3 Palembang.

Koordinator Reses, H Chairul S Matdiah, SH, MHKes, dengan tegas menyatakan bahwa “Sekolah tidak boleh mewajibkan pembayaran uang komite”. Pernyataan ini menjadi angin segar, khususnya bagi wali murid dan siswa yang merasa terbebani. Chairul menjelaskan bahwa meskipun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Permendikbud memberikan ruang bagi Komite Sekolah untuk menggalang dana berupa sumbangan dan bantuan demi kemajuan pendidikan, tetap ada rambu-rambu atau batasan-batasan yang harus dipatuhi. “Kalau orangtua mau membantu dipersilakan, tapi tidak boleh memaksa apalagi sampai menahan ijazah siswa,” tegasnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Sumsel Aryuda Perdana Kusuma, SSos, menambahkan bahwa Komite Sekolah bersifat sukarela, bukan kewajiban. Ia juga menekankan bahwa siswa kurang mampu berhak mendapatkan keringanan hingga beasiswa, dan penting untuk memastikan tidak ada alasan ijazah ditahan karena tidak membayar komite.

Sisi positif terlihat jelas di SMKN 3 Palembang. Wakil Kepala Kurikulum, Eti Wahyuningsih, menjelaskan bahwa Komite Sekolah di sana telah berjalan dengan sistem subsidi silang, di mana ada siswa yang tidak membayar, ada yang membayar setengah, dan ada pula yang membayar penuh, dan yang terpenting, tidak ada penahanan ijazah. Pihak sekolah hanya berharap adanya bantuan fasilitas karena banyak gedung yang sudah rusak.

Tak hanya soal uang komite, suasana juga semakin ceria dengan pembahasan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota DPRD Sumsel Abdullah Taufik, SE, MM, menginformasikan bahwa saat ini 37 dapur MBG telah berdiri dan beroperasi, dengan satu dapur mampu menampung 3.000 siswa. Ia optimis bahwa bulan depan jumlah dapur MBG akan bertambah lagi, sehingga lebih banyak sekolah akan mendapatkan manfaat dari program ini.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Misral, turut mengapresiasi kegiatan reses DPRD ini, berharap aspirasi guru dan siswa SMKN 3 Palembang dapat segera ditindaklanjuti. Dengan adanya penegasan ini, diharapkan pendidikan di Sumatera Selatan dapat semakin inklusif, ringan, dan menyenangkan bagi seluruh siswa dan orang tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *