banner 728x250

Wali Kota Palembang Tampung Aspirasi Komunitas Skateboard, Balai KIR Disiapkan Jadi Skate Park

Wali Kota Palembang Ratu Dewa Menerima Audiensi Komunitas Skate Palembang Void Movement di Ruang Audiensi Lantai 8 Sekretariat Daerah Kota Palembang. Senin, (5/1/2026).

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA — Wali Kota Palembang Ratu Dewa menampung aspirasi para pecinta skateboard dalam audiensi bersama Komunitas Skate Palembang Void Movement yang digelar di Ruang Audiensi Lantai 8 Sekretariat Daerah Kota Palembang, Senin (5/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah kota dan komunitas olahraga ekstrem terkait pengembangan fasilitas publik yang ramah anak muda.

Dalam audiensi tersebut, komunitas skateboard menyampaikan sejumlah harapan, salah satunya penyediaan ruang latihan yang lebih representatif dan aman. Menanggapi hal itu, Wali Kota Ratu Dewa menyatakan bahwa Pemerintah Kota Palembang berencana menyiapkan Balai KIR sebagai lokasi baru untuk pengembangan fasilitas skate park.

“Ada rencana menampung aspirasi para pecinta skateboard di Kota Palembang ini dengan memanfaatkan Balai KIR,” ujar Ratu Dewa.

Ia menjelaskan, pemanfaatan Balai KIR tidak hanya diperuntukkan bagi komunitas skateboard, tetapi juga dirancang sebagai sarana penunjang berbagai cabang olahraga lainnya. Dengan konsep tersebut, fasilitas yang dibangun diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas olahraga ekstrem yang inklusif dan berkelanjutan.

Ratu Dewa menambahkan, komunitas skateboard juga berharap agar Skate Park Taman Ampera yang saat ini ada tetap difungsikan, khususnya bagi pemula. Menurutnya, sebelum pembangunan fasilitas baru terealisasi, lokasi lama masih dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas latihan dan pembinaan.

“Mereka berharap Skate Park Taman Ampera tetap berfungsi, terutama untuk pemula. Jadi sambil menunggu pembangunan, lokasi lama tetap bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa rencana pembangunan skate park di Balai KIR tidak akan bersifat eksklusif. Selain skateboard, fasilitas tersebut juga dapat digunakan oleh komunitas olahraga ekstrem lain seperti BMX, sepatu roda, dan cabang sejenis.

“Konsepnya terbuka. Tidak hanya skateboard, tetapi juga olahraga ekstrem lainnya bisa memanfaatkan lokasi tersebut,” tegas Ratu Dewa.

Melalui dialog ini, Pemkot Palembang berharap dapat menghadirkan fasilitas olahraga yang mendukung kreativitas generasi muda sekaligus menumbuhkan ruang publik yang sehat dan produktif.

Dilansir dari : palembang.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *