banner 728x250

Bupati OKU Resmikan Pemasangan Listrik Gratis bagi 575 Warga Kurang Mampu

BATURAJA, KARSASRIWIJAYA — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus mendukung program Pemerintah Pusat dalam memperluas akses energi listrik bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peresmian pemasangan listrik gratis bagi warga prasejahtera di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Jumat (30/1/2026).

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengatakan, program ini merupakan bagian dari Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang bertujuan meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu. Di Kabupaten OKU, tercatat 575 rumah warga menerima sambungan listrik gratis dari PLN. Selain pemasangan tanpa biaya, penerima bantuan juga mendapatkan subsidi listrik untuk kebutuhan sehari-hari.

“Upaya peningkatan akses listrik tidak hanya dilakukan melalui pemasangan reguler atau berbayar, tetapi juga melalui pemasangan gratis bagi keluarga prasejahtera. Program BPBL ini sangat membantu masyarakat,” ujar Bupati Teddy Meilwansyah.

Ia menambahkan, secara bertahap persoalan keterbatasan akses listrik di OKU mulai teratasi melalui berbagai program pemerintah. Namun demikian, masih terdapat tantangan lain, terutama di wilayah yang belum memiliki infrastruktur jaringan listrik.

“Perlahan tapi pasti, pemenuhan kebutuhan listrik sudah berjalan dengan baik. Pekerjaan rumah kita bersama adalah daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Pemerintah Kabupaten OKU sangat terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik secara merata,” tegasnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Lahat Agus Priyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKU atas dukungan penuh terhadap program listrik gratis tersebut. Ia menyebut, PLN telah merealisasikan sambungan listrik gratis bagi 575 rumah warga kurang mampu di wilayah OKU.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik dengan bijak dan membayar tagihan tepat waktu. Selain itu, kami juga meminta kerja sama warga yang memiliki tanaman tinggi di sekitar jaringan listrik agar bersedia dipangkas demi menjaga keandalan pasokan,” ujar Agus.

Program BPBL ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten OKU.

dilansir dari : okukab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *