banner 728x250

Bupati OKU Kunjungi BBPAT Sukabumi, Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih

Bupati OKU Teddy Meilwansyah bersama jajaran OPD mengikuti Rapat Teknis dan mengunjungi fasilitas budidaya ikan di BBPAT Sukabumi dalam rangka persiapan program Kampung Nelayan Merah Putih, Sukabumi. Rabu (8/4/2026). Dok: okukab.go.id

SUKABUMI, KARSASRIWIJAYA – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah, melakukan kunjungan kerja dan rapat teknis ke Balai Besar Perikanan Air Tawar Sukabumi, Rabu (8/4). Kunjungan ini bertujuan mempersiapkan Kabupaten OKU sebagai salah satu lokasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas pemerintah pusat.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam keterangannya, Teddy Meilwansyah menyebut kunjungan ini penting untuk mempelajari langsung sistem budidaya perikanan air tawar yang telah berhasil diterapkan di BBPAT Sukabumi. Menurutnya, kondisi geografis Sukabumi dinilai memiliki kemiripan dengan wilayah yang akan dikembangkan di OKU.

“Kami ingin belajar langsung, tidak hanya dari laporan. Mulai dari teknologi budidaya, manajemen kualitas air hingga sistem digitalisasi yang diterapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten OKU telah mengusulkan lokasi pembangunan KNMP kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan akan segera dilakukan survei di Desa Lubuk Leban sebagai calon lokasi pengembangan.

Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga teknis, hingga masyarakat dalam mengembangkan sektor perikanan yang berkelanjutan.

“Kemajuan perikanan tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi semua pihak agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung fasilitas BBPAT, termasuk pembenihan ikan nila, lele, koi, serta berbagai teknologi pendukung budidaya di kawasan seluas 26 hektare.

Melalui langkah ini, OKU menargetkan pengembangan sektor perikanan air tawar yang lebih modern dan produktif guna mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dilansir dari : okukab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *