banner 728x250

Peringatan Harganas 2026, TP PKK Sumsel Dorong Peran Ayah Wujudkan Generasi Emas 2045

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Febrita Lustia Herman Deru (Feby Herman Deru), mengajak para ayah untuk berperan lebih aktif dalam pengasuhan anak sebagai fondasi membangun keluarga yang harmonis sekaligus mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan, Senin (29/6/2026).

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, sahabat, dan teladan di lingkungan keluarga.

Menurut Feby Herman Deru, kehadiran ayah secara emosional, sosial, dan psikologis memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak serta menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Peran ayah tidak hanya menafkahi. Ayah harus hadir sejak masa kehamilan, mendampingi saat persalinan, terlibat dalam mendidik anak, hingga berbagi peran dalam pekerjaan rumah tangga bersama ibu. Mengantar anak ke sekolah atau makan bersama keluarga merupakan bentuk kehadiran yang sangat berarti bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Ia menilai anggapan bahwa pengasuhan sepenuhnya menjadi tanggung jawab ibu sudah saatnya diubah. Menurutnya, keluarga yang kuat dibangun melalui kolaborasi antara ayah dan ibu dalam mendidik serta membimbing anak sejak usia dini.

Feby juga mengingatkan agar kebijakan Work From Home (WFH), khususnya pada hari Jumat, dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas interaksi dalam keluarga.

“Jangan sampai waktu di rumah justru digunakan untuk aktivitas lain. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk bercengkerama, makan bersama, dan membangun komunikasi yang hangat dengan anak-anak,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya peran ayah, Feby mengingatkan orang tua agar lebih aktif mendampingi anak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan pengawasan dan edukasi agar anak mampu memanfaatkan media sosial secara bijak.

“Media sosial bukan sesuatu yang harus dijauhi. Yang terpenting adalah kehadiran orang tua dalam mengarahkan anak memilih konten yang positif serta menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini,” ungkapnya.

Sebagai mitra strategis BKKBN, TP PKK Provinsi Sumatera Selatan terus mendukung pembangunan keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK. Berbagai kegiatan yang dijalankan meliputi pembinaan keluarga, penguatan Posyandu Remaja, edukasi pencegahan pernikahan usia dini, hingga program pemberdayaan keluarga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, dr. Arios Saplis, mengatakan tema “Ayah Wajib Hadir” dipilih berdasarkan hasil survei yang menunjukkan masih rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak di Indonesia.

Menurutnya, satu dari empat anak masih tumbuh tanpa keterlibatan ayah secara optimal atau mengalami fenomena fatherless, yang berpotensi memengaruhi perkembangan karakter dan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

“Melalui Harganas ke-32 ini kami ingin memperkuat kembali peran ayah dalam keluarga agar mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Momentum Harganas ke-32 diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola pengasuhan kolaboratif antara ayah dan ibu, sehingga lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *