banner 728x250

Ratu Dewa Pastikan Pedagang Stadion Kamboja Belum Digusur, Pemkot Siapkan Solusi Relokasi

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memastikan sebanyak 27 pedagang di kawasan Stadion Kamboja tidak akan digusur dalam waktu dekat meski pemerintah tetap melanjutkan rencana penataan kawasan melalui pembangunan fasilitas jogging track.

Kepastian tersebut disampaikan usai menerima aspirasi perwakilan pedagang di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Rabu (1/7/2026). Pertemuan berlangsung untuk membahas rencana relokasi kios dan warung yang berada di area pembangunan.

Ratu Dewa mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berkomitmen mengedepankan dialog dalam setiap kebijakan penataan kota, termasuk dengan melibatkan para pedagang yang terdampak.

“Pemerintah hadir untuk merangkul para pedagang agar dapat menemukan solusi terbaik. Pertumbuhan ekonomi Kota Palembang juga ditopang oleh pelaku usaha kecil, termasuk pedagang kaki lima di kawasan Stadion Kamboja,” ujarnya.

Menurut Ratu Dewa, terdapat dua titik aktivitas usaha di kawasan tersebut, yakni kios yang berada di lokasi rencana pembangunan jogging track dan area angkringan yang juga akan ditata.

Ia menyebut para pedagang memahami bahwa lokasi yang mereka tempati selama ini belum memiliki izin resmi. Namun demikian, Pemkot memilih mengedepankan pendekatan persuasif dibandingkan langkah penggusuran.

Sebagai solusi sementara, seluruh pedagang tetap diperbolehkan berjualan di lokasi saat ini hingga pemerintah merumuskan kebijakan penataan yang lebih komprehensif.

“Untuk sementara mereka tetap berjualan di sana dan tidak ada penggusuran. Dalam waktu dekat kami akan kembali membahas solusi terbaik bersama para pedagang,” katanya.

Ratu Dewa menegaskan pembangunan jogging track di Stadion Kamboja tetap menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan ruang publik dan sarana olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat.

Meski demikian, ia memastikan penataan kawasan tidak akan mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang. Pemerintah akan membahas konsep relokasi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran perangkat daerah agar para pedagang tetap dapat berusaha di sekitar kawasan tersebut.

“Yang terpenting, kawasan Stadion Kamboja dapat ditata menjadi ruang olahraga yang nyaman. Sementara itu, pedagang akan tetap kami fasilitasi agar tidak jauh dari lokasi sekarang,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Palembang juga akan menata kawasan angkringan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Penataan tersebut direncanakan melalui kerja sama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel.

“Lapak angkringan tidak boleh menutupi badan jalan. Kami akan melakukan penataan agar lebih rapi, tertib, dan tetap mendukung kelancaran lalu lintas,” ujar Ratu Dewa.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pedagang Stadion Kamboja, Huttriza, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kota Palembang yang bersedia mendengarkan aspirasi para pedagang.

Menurutnya, para pedagang hanya menginginkan kepastian mengenai keberlangsungan usaha mereka selama proses penataan kawasan berlangsung.

“Kami bersyukur mendapat kepastian bahwa masih dapat berjualan sambil menunggu solusi terbaik dari Pemerintah Kota Palembang,” kata Huttriza.

Dilansir dari : palembang.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *