banner 728x250

Abdiyanto Resmi Mundur dari PDIP OKI, Tegaskan Sikap Politik Pribadi

Foto : Abdiyanto, tokoh senior PDIP yang pernah menjabat Ketua DPC PDIP OKI sekaligus Ketua DPRD OKI periode 2019–2024 saat menyerahkan surat pengunduran diri ke Sekretariat DPC PDIP OKI di Kota Kayuagung. Senin, (26/1/2026).

OKI, KARSASRIWIJAYA — Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, kembali mencuat. Abdiyanto, tokoh senior PDIP yang pernah menjabat Ketua DPC PDIP OKI sekaligus Ketua DPRD OKI periode 2019–2024, resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Surat pengunduran diri disampaikan langsung oleh Abdiyanto ke Sekretariat DPC PDIP OKI di Kota Kayuagung, Senin (26/1/2026). Meski demikian, ia mengungkapkan surat tersebut telah ditandatangani sejak 22 Januari 2026 dan baru diserahkan secara resmi beberapa hari kemudian.

Abdiyanto menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah dirinya tidak lagi masuk dalam struktur kepengurusan partai dan hanya berstatus sebagai anggota biasa. Ia menegaskan, langkah mundur itu merupakan sikap politik pribadi yang telah dipertimbangkan secara matang, termasuk melalui diskusi dengan keluarga.

Ia menepis anggapan bahwa pengunduran diri ini dilatarbelakangi kekecewaan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan respons atas dinamika internal PDIP pasca penetapan kepengurusan terbaru.

Sejak terpilih sebagai anggota DPRD OKI pada 2004, Abdiyanto mengaku banyak berinteraksi dengan masyarakat dan memperoleh kepercayaan publik. Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, meski tidak lagi melalui wadah partai.

Abdiyanto juga membantah tudingan pengkhianatan terhadap partai. Ia menegaskan bahwa tujuan seluruh partai politik sejatinya sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Menariknya, ia menyebut pengunduran diri tersebut justru sebagai bentuk kecintaannya terhadap PDIP. Dengan tidak lagi berada dalam struktur fungsional, ia khawatir aktivitas sosial dan politiknya ke depan dapat disalahartikan dan berdampak negatif terhadap citra partai.

Ia menegaskan, langkah politik yang ditempuh ke depan tidak lagi membawa nama PDIP, namun berharap setiap kontribusi positifnya tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Dilansir dari : catatanjurnalist.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *