BANYUASIN, KARSASRIWIJAYA – Bupati Banyuasin, Askolani, menyambut kunjungan dan sosialisasi tim Badan Bank Tanah terkait program perolehan tanah hak pengelolaan dan reforma agraria di Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin ini membahas peran strategis Bank Tanah dalam pengelolaan aset negara untuk kepentingan umum, sosial, dan pemerataan ekonomi.
Tenaga Ahli Badan Bank Tanah, Yagus Suyadi, menjelaskan bahwa lembaga tersebut telah berdiri sejak 2021 dengan total aset mencapai sekitar 35.000 hektare. Menurutnya, kehadiran Bank Tanah menjadi instrumen penting dalam mendukung reforma agraria dan pembangunan daerah.
“Bank Tanah berperan dalam memastikan pemanfaatan tanah negara dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Askolani menilai program tersebut sangat relevan bagi Banyuasin yang memiliki wilayah luas dan potensi pengembangan lahan yang besar. Ia mendorong agar segera dilakukan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara pemerintah daerah dan Badan Bank Tanah.
“Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti. Banyuasin memiliki wilayah luas yang dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat melalui pengelolaan yang tepat,” kata Askolani.
Rencana kerja sama tersebut akan melibatkan berbagai pihak, termasuk ATR/BPN, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta kepastian hukum dalam pengelolaan tanah sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi di Banyuasin.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Dilansir dari : banyuasinkab.go.id