Cuma USS! Satu-satunya Kampus di Sumsel yang Ditunjuk BPDP Jadi Penyelenggara Beasiswa Sawit 2026

Berita36 Views
banner 468x60

JAKARTA, Karsa Sriwijaya – Universitas Sumatera Selatan (USS) resmi menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera Selatan yang ditunjuk sebagai lembaga penyelenggara pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit tahun 2026 oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Kepastian tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara USS dan BPDP yang berlangsung di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Rektor USS Yudha Pratomo Mahyuddin, M.Sc., Ph.D., diwakili Wakil Rektor II USS Rabin Ibnu Zainal, M.Sc., Ph.D., menandatangani perjanjian kerja sama bersama Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrahman.

Penandatanganan tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan lembaga pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai penyelenggara program pengembangan SDM perkebunan tahun 2026.

Wakil Rektor II USS Rabin Ibnu Zainal mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan BPDP kepada USS.

“Alhamdulillah, kita bersyukur karena USS resmi lolos dan ditunjuk sebagai lembaga penyelenggara pendidikan SDM Perkebunan tahun 2026. Kita telah resmi melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BPDP,” ujar Rabin, didampingi Dekan Fakultas Pertanian USS, Dr. Elmeizy Arafah, MS.

Menurut Rabin, keberhasilan tersebut menjadi capaian penting bagi USS karena perguruan tinggi tersebut menjadi satu-satunya kampus di Sumatera Selatan yang lolos dalam pengusulan program pemerintah tersebut.

“USS menjadi satu-satunya di Sumatera Selatan menjadi lembaga yang ditunjuk BPDP untuk penyelenggaraan Beasiswa Sawit. Kepercayaan ini melalui seleksi ketat dan tidak mudah, bahkan banyak perguruan tinggi negeri dan swasta yang tidak lolos,” kata Rabin.

Kepercayaan BPDP tersebut sekaligus memperkuat posisi USS dalam pengembangan pendidikan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perkebunan. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pengembangan SDM, khususnya generasi muda yang memiliki keterkaitan dengan industri kelapa sawit.

Bagi Sumatera Selatan, penunjukan USS memiliki arti strategis. Sebagai salah satu daerah dengan potensi besar sektor perkebunan kelapa sawit, kebutuhan terhadap SDM yang kompeten dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri menjadi semakin penting.

Melalui program pendidikan SDM perkebunan tersebut, USS berkomitmen mengambil bagian dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi dan pemahaman terhadap perkembangan industri perkebunan sawit.

Rabin menegaskan, kerja sama antara USS dan BPDP merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan sektor perkebunan.

“Kerja sama strategis ini dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan perkebunan, khususnya mencetak SDM yang kompeten, profesional, dan berdaya saing,” ujar Rabin.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi USS untuk memperluas kontribusinya dalam pengembangan SDM perkebunan di Indonesia.

Dengan ditetapkannya USS sebagai satu-satunya perguruan tinggi penyelenggara pendidikan SDM perkebunan sawit BPDP di Sumatera Selatan tahun 2026, peluang untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi di sektor sawit semakin terbuka.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen USS dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia industri, serta ikut mendukung penguatan sektor perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *