PARIS, KARSASRIWIJAYA – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin (13/4) pukul 23.50 waktu setempat. Kunjungan ini dilakukan setelah sebelumnya menjalani pertemuan intensif dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin berlangsung selama sekitar lima jam. Durasi tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis.
“Setelah pertemuan di Kremlin, Presiden langsung bertolak ke Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, pembahasan Indonesia–Rusia mencakup sejumlah sektor prioritas, seperti energi, sumber daya mineral, serta pengembangan industri nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.
Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda diplomasi melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.
Pertemuan tersebut akan difokuskan pada peningkatan kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor, sekaligus menjadi momentum bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan terkait isu global.
“Selain memperkuat kerja sama bilateral, Presiden juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” kata Teddy.
Rangkaian diplomasi ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam membangun kemitraan global serta memperkuat posisi strategis di tengah perubahan geopolitik internasional.
Dilansir dari : setkab.go.id