banner 728x250

Ratusan Pengemudi Protes Krisis Solar, Aksi Kepung Kantor Gubernur Sumsel

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA — Ratusan pengemudi dan pengendara mobil berbahan bakar solar yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengemudi Sumsel Bersatu (FKPSSB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (8/12/2025). Para pengemudi memarkir kendaraan mereka di sepanjang Jalan M. Ade Irma Nasution, sehingga arus keluar-masuk kendaraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan tersebut sempat terhambat.

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan yang dinilai menyulitkan para pengemudi, terutama terkait distribusi dan ketersediaan bahan bakar solar bersubsidi. Para demonstran menyampaikan bahwa dalam beberapa pekan terakhir mereka harus mengantre dari siang hingga dini hari untuk mendapatkan solar. Tidak jarang, setelah mengantre panjang berjam-jam, pasokan BBM justru habis.

Sejumlah pengemudi mengaku mengalami kerugian akibat waktu kerja yang hilang serta risiko kecelakaan akibat kelelahan saat mengantre. Kondisi ini dinilai semakin memperburuk pendapatan harian mereka sebagai sopir angkutan barang dan jasa.

“Kami hanya ingin bisa bekerja normal tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam mengantre solar. Banyak yang rugi, banyak kendaraan tidak bisa jalan karena kehabisan BBM. Kebijakan sekarang justru menyulitkan,” ujar salah satu perwakilan FKPSSB dalam orasinya.

Massa juga mendesak pemerintah provinsi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi solar bersubsidi di Sumatera Selatan, termasuk pengetatan pengawasan di SPBU yang diduga tidak menyalurkan BBM sesuai ketentuan.

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga siang hari, para pengemudi masih menunggu tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Sumsel terkait tuntutan yang mereka ajukan. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan solar tetap stabil dan mudah diakses oleh pelaku transportasi yang bergantung pada bahan bakar bersubsidi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *