OKU Selatan, KARSASRIWIJAYA — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) melaporkan terjadinya bencana tanah longsor yang menutup akses jalan satu-satunya menuju Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sindang Danau, pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu karena ruas jalan utama desa tertimbun material tanah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Desa Tanjung Harapan bersama masyarakat setempat segera melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan. Upaya pembersihan dilakukan secara manual guna membuka kembali akses warga secepat mungkin. Namun, proses tersebut menghadapi sejumlah kendala karena kondisi tanah yang masih labil serta potensi terjadinya longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Untuk mempercepat penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan saat ini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna menurunkan alat berat ke lokasi kejadian. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembersihan material longsor sekaligus membuka kembali akses jalan secara aman.
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Tanjung Harapan dan sekitarnya, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan. Warga diminta menghindari aktivitas di sekitar lokasi longsor, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi berbahaya lainnya.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan bencana secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, saling membantu, dan bersama-sama menghadapi situasi darurat ini dengan kewaspadaan tinggi.
Dilansir dari : okuselatankab.go.id