banner 728x250

Wabup Netta: Relawan Harus Jadi Pelopor Penanggulangan Bencana

BANYUASIN, KARSASRIWIJAYA — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui program Percepatan Response Time Rate Penanggulangan Bencana. Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., secara resmi membuka Sosialisasi dan Pelatihan Relawan Tangguh Bencana (Pro Tanggap) yang digelar di Kantor Camat Tanjung Lago, Selasa (7/10/2025).

Dalam sambutannya, Netta menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Ia menegaskan pentingnya peran Pro Tanggap dalam tiga fase penanggulangan bencana — pra bencana, saat terjadi bencana, dan pasca bencana.

“Selamat atas terbentuknya Relawan Tangguh Bencana (Pro Tanggap) Kabupaten Banyuasin. Jadilah pelopor dan penggerak utama dalam upaya penanggulangan bencana di setiap wilayah,” ujar Netta.

Wakil Bupati perempuan pertama di Banyuasin itu juga meminta BPBD agar memberikan pembinaan berkelanjutan kepada relawan untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi bencana.

Sementara itu, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana melaporkan bahwa pihaknya telah menyerahkan peralatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada empat desa rawan bencana, yakni Desa Teluk Payo, Bunga Karang, Gasing, dan Gilirang. Bantuan tersebut meliputi mesin pompa, selang, helm keselamatan, sepatu boot, serta pakaian pelindung.

Plt. Camat Tanjung Lago Joni Gunawan menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa wilayahnya termasuk kawasan rawan bencana yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi.

Sosialisasi diikuti oleh 30 peserta dengan narasumber dari Manggala Agni Banyuasin, Mauludin, yang memberikan materi mengenai teknik pencegahan dan pengendalian bencana secara cepat dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *