banner 728x250

Palembang Raih Penghargaan “Collaborative Partnership City” di ITMW 2025 Bali: Bukti Inovasi dan Kolaborasi Pariwisata Digital

Bali, Karsa Sriwijaya – Kota Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025 yang digelar di Maya Sanur Resort & Spa, Bali, pada Kamis (9/10/2025), kota pempek ini resmi dinobatkan sebagai “Indonesia Collaborative Partnership City” dalam Wonderful Indonesia Cities Impact Award 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prisma Salam, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Irman S.STP, bersama jajaran.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Widiyanti Putri Wardhana, yang mengapresiasi langkah inovatif daerah-daerah dalam membangun pariwisata inklusif dan berkelanjutan.

Palembang Menuju Era Smart Tourism

Tak lagi sekadar mengandalkan wisata sejarah dan kuliner, Palembang kini bertransformasi menuju pariwisata berbasis teknologi digital.
Melalui inovasi 360° Virtual Tour, Dinas Pariwisata Kota Palembang menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung untuk menjelajahi ikon wisata seperti Jembatan Ampera, Pulau Kemaro, Benteng Kuto Besak, hingga Kampung Al Munawar secara virtual.

Langkah kreatif ini menjadi bukti bahwa Palembang siap bersaing di era “smart tourism” yang menggabungkan teknologi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

“Kita ingin pariwisata Palembang tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena inovasi dan kolaborasinya,” ujar Wakil Wali Kota Palembang, Prisma Salam, usai menerima penghargaan.

Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci Sukses

Predikat “Collaborative Partnership City” diberikan kepada Palembang karena dianggap berhasil membangun sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga media—atau yang dikenal dengan konsep pentahelix.

Menurut Kemenparekraf, Palembang mampu menjaga keseimbangan antara promosi budaya lokal dengan inovasi modern berbasis digital.
Tak heran, kota ini dijadikan role model kolaborasi daerah berdaya cipta dalam pengembangan industri pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Pengakuan serupa juga diterima oleh Kabupaten Jember, yang meraih penghargaan “Collaborative Partnership Regency” berkat komitmennya terhadap pembangunan pariwisata partisipatif.

ITMW 2025: Etalase Inovasi dan Kolaborasi

Ajang ITMW 2025 yang mengusung tema “Wonderful Indonesia for Impact” menghadirkan berbagai agenda strategis seperti Tourism Conference, Masterclass, Workshop, Barista Competition, dan Impact Tourism Awards.
Tiga pilar utama yang diangkat — AI, kolaborasi, dan budaya — menjadi arah baru dalam transformasi industri pariwisata nasional.

Dalam forum tersebut, Virtual Tour Palembang mendapat apresiasi karena dinilai mampu memperluas jangkauan promosi wisata daerah secara efisien dan ramah lingkungan.

Dari Bali ke Musi: Momentum Emas Pariwisata Palembang

Bagi Kota Palembang, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi awal dari transformasi besar.
Kota ini baru saja bergabung dengan jaringan internasional ICLEI (Local Governments for Sustainability) sebagai bagian dari komitmen menuju kota hijau dan berkelanjutan.

Dengan dua capaian penting dalam satu tahun pengakuan nasional di ITMW dan kolaborasi global lewat ICLEI — Palembang memperkuat posisinya sebagai kota kreatif dan berdaya saing tinggi.

“Kita tidak ingin hanya mengejar penghargaan, tapi membangun warisan: pariwisata yang berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Kadispar Kota Palembang, Irman S.STP.

Tantangan: Konsistensi dan Aksi Nyata

Meski apresiasi mengalir deras, pekerjaan rumah masih menanti.
Infrastruktur wisata, akses publik, serta literasi digital pelaku UMKM perlu terus diperkuat agar semangat digitalisasi pariwisata tidak berhenti di tataran seremoni.

Aktivis dan pengamat pariwisata lokal mendorong agar penghargaan ini menjadi pemicu aksi nyata pemerintah kota.

“Penghargaan ini bukan hanya simbol. Saatnya Palembang membuktikan bahwa kolaborasi dan inovasi benar-benar menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Hendra Lesmana dari Baturaja Corruption Watch.

Dari tepian Sungai Musi hingga panggung internasional di Bali, Palembang kembali membuktikan diri sebagai kota yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif.
Warisan Sriwijaya kini berpadu dengan inovasi digital, menghadirkan wajah baru kota yang tidak hanya kaya sejarah, tetapi juga maju dalam teknologi dan kolaborasi.

Dengan semangat “Wonderful Palembang for Impact,” Kota Palembang menegaskan diri sebagai pionir pariwisata cerdas dan berkelanjutan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *