banner 728x250

Pemprov Sumsel dan PTBA Bangun Dua Flyover di Muara Enim, Herman Deru: Solusi Kemacetan dan Keselamatan

MUARA ENIM, KARSASRIWIJAYA – Upaya mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan transportasi di Kabupaten Muara Enim memasuki tahap penting. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan dua flyover di perlintasan sebidang Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 99 Belimbing Pendopo dan JPL 111 Ujan Mas, Senin (6/7/2026).

Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis.

Prosesi penandatanganan berlangsung di Balai Agung Serasan Sekundang, Muara Enim, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran direksi BUMN, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kolaborasi antarlembaga tersebut. Menurutnya, pembangunan flyover merupakan solusi nyata untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung penguatan sistem logistik daerah.

“Hari ini kita mengintegrasikan seluruh kepentingan, baik masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah. Dengan rencana pengembangan Dermaga Keramasan yang menargetkan kapasitas angkutan hingga 100 juta ton batu bara, pembangunan flyover ini menjadi langkah yang selaras agar mobilitas tetap lancar dan aman,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, keberadaan dua flyover tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muara Enim dan wilayah sekitarnya. Herman Deru juga meminta seluruh pihak segera melakukan koordinasi teknis agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan sosial maupun administratif.

Bagian dari Lima Proyek Prioritas

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Sumarni, mengatakan pembangunan dua flyover merupakan bagian dari lima proyek infrastruktur prioritas yang tengah dipersiapkan pemerintah daerah.

Selain Flyover JPL 99 Belimbing Pendopo dan JPL 111 Ujan Mas, proyek prioritas lainnya meliputi Flyover JPL 123, Flyover Gunung Megang I (JPL 104), dan Flyover Gunung Megang II (JPL 106).

Menurut Sumarni, meningkatnya volume angkutan batu bara serta mobilitas masyarakat selama beberapa tahun terakhir menyebabkan kemacetan yang cukup tinggi di sejumlah perlintasan sebidang sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

“Flyover ini menjadi solusi konkret agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik dapat berjalan beriringan secara aman, lancar, dan efisien,” katanya.

Sementara itu, Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi PT Kereta Api Indonesia (Persero), I Gede Darmayusa, mengungkapkan setiap rangkaian kereta api batu bara yang melintas menyebabkan penutupan perlintasan rata-rata selama enam menit, sehingga kerap memicu antrean kendaraan yang cukup panjang.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, menyatakan komitmen penuh perusahaan untuk mendukung percepatan pembangunan kedua flyover tersebut.

“Kami siap memberikan dukungan terbaik agar proyek ini dapat segera direalisasikan. Setelah penandatanganan PKS ini, kami berharap seluruh tahapan implementasi di lapangan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bambang.

Pembangunan flyover di Muara Enim diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengurangi kemacetan di perlintasan sebidang, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperkuat konektivitas dan efisiensi distribusi logistik di Sumatera Selatan.

Dilansir dari : sumselprov.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *