banner 728x250

Video Perundungan Pelajar SMP di Muratara Viral, Korban Dipukul dan Diinjak

MUSI RAWAS UTARA, KARSASRIWIJAYA — Aksi perundungan terhadap pelajar kembali mencuat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang remaja putri dipukul dan diinjak oleh sesama pelajar hingga menuai keprihatinan publik.

Dalam video yang viral di platform Instagram tersebut, tampak seorang remaja berkemeja hitam melakukan pemukulan bertubi-tubi terhadap korban yang mengenakan kaos olahraga bertuliskan SMPN 2 Rupit. Korban terlihat tidak melakukan perlawanan dan hanya pasrah saat menerima serangan, termasuk tendangan dan injakan dari pelaku.

Aksi kekerasan itu berlangsung di sebuah area permukiman warga. Sejumlah remaja lain terlihat menyaksikan peristiwa tersebut tanpa melakukan upaya pencegahan. Rekaman baru dihentikan setelah beberapa teman pelaku akhirnya melerai kejadian tersebut. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti kapan dan di mana lokasi tepat perundungan itu terjadi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus perundungan pelajar di wilayah tersebut. Video yang beredar memicu respons keras dari warganet, yang mendesak pihak sekolah maupun aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut kejadian tersebut.

Kasus ini juga kembali menyuarakan kekhawatiran masyarakat terhadap fenomena kekerasan di lingkungan pendidikan. Perundungan yang melibatkan pelajar, terutama remaja perempuan, dinilai sebagai persoalan serius yang membutuhkan penanganan sistematis, termasuk pembinaan karakter di sekolah dan pengawasan orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun otoritas terkait di Kabupaten Muratara belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun korban, termasuk langkah yang akan ditempuh untuk menangani kasus tersebut. Publik berharap kejadian ini segera ditindaklanjuti agar tidak terulang dan memberikan efek jera.

Dilansir dari : IG@info.muratara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *