banner 728x250

Presiden Prabowo Beri Taklimat Awal 2026, Tekankan Evaluasi dan Target Kerja Kabinet

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor. Selasa, (6/1/2026). Foto: (BPMI Setpres)

BOGOR, KARSASRIWIJAYA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun 2026 kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).

Taklimat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan sepanjang 2025 sekaligus merumuskan langkah dan prioritas kerja ke depan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang untuk memberikan taklimat awal tahun 2026,” ujar Presiden Prabowo saat membuka pertemuan.

Presiden menjelaskan, taklimat tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pemerintah pada tahun sebelumnya serta membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa di tengah tantangan dan gejolak dunia.

“Pertama, kita evaluasi kerja kita tahun lalu. Selanjutnya, kita pahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika global yang terus bergerak,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus pada langkah-langkah konkret dan sasaran yang harus dicapai sepanjang 2026. Ia meminta seluruh jajaran kabinet memiliki pandangan yang sama terkait prioritas kebijakan dan program kerja agar pelaksanaan pemerintahan berjalan efektif dan terukur.

“Ke depan, kita harus melihat langkah apa yang akan kita laksanakan dan target apa yang harus kita capai tahun ini,” tegasnya.

Taklimat awal tahun tersebut diawali dengan penayangan video perkembangan Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada pekan pertama 2026. Tayangan ini menggambarkan kerja nyata pemerintah di lapangan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan pemulihan wilayah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pengantarnya menyampaikan bahwa Satgas Jembatan tidak hanya berfokus pada wilayah terdampak bencana, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil di berbagai pelosok Indonesia.

“Satgas ini membangun jembatan gantung yang menghubungkan desa-desa, memperkuat konektivitas, dan mendorong pemerataan pembangunan nasional,” ujar Teddy.

Melalui taklimat ini, Presiden berharap seluruh anggota kabinet dapat memperkuat soliditas dan fokus bekerja demi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dilansir dari : setkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *