Pemkab Muara Enim dan PTBA Percepat Penyelesaian Talud Sungai Enim

MUARA ENIM, KARSASRIWIJAYA – Pembangunan Talud Sungai Enim yang membentang dari Jembatan Enim I hingga Jembatan Enim II dipastikan kembali dilanjutkan. Proyek yang menjadi bagian dari penataan kawasan tepian Sungai Enim tersebut ditargetkan rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat pada akhir 2026.

Kepastian itu mengemuka saat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menerima audiensi jajaran direksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Senin (6/7/2026).

Audiensi dipimpin Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, S.E., M.M., sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan sekaligus membahas keberlanjutan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta dana peran serta perusahaan untuk mendukung pembangunan daerah di luar skema APBD.

Dalam pertemuan tersebut, Sumarni mengapresiasi kontribusi PTBA yang selama ini telah mendukung pembangunan di Kabupaten Muara Enim melalui berbagai program di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Rumah BUMN.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

Terkait pembangunan Talud Sungai Enim yang telah dimulai sejak 2022, Sumarni berharap proyek tersebut dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan, sesuai komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan menerima hasil pembangunan dalam kondisi siap dioperasikan.

“Kami berharap kawasan talud ini tidak hanya menjadi penataan kawasan yang indah, tetapi juga mampu menjadi ikon Kabupaten Muara Enim dengan berbagai fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah daerah merencanakan kawasan tersebut dilengkapi lintasan lari (jogging track), sarana olahraga, ruang terbuka publik, serta area bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Bambang Ismawan, menjelaskan bahwa pembangunan Talud Sungai Enim dilaksanakan dalam dua tahap kontrak.

Tahap pertama telah selesai, sedangkan tahap kedua saat ini memasuki proses penunjukan kembali kontraktor sebelum pekerjaan fisik dilanjutkan.

Ia mengungkapkan, keterlambatan proyek sebelumnya disebabkan adanya perubahan desain konstruksi yang berdampak pada penyesuaian anggaran. Namun, seluruh proses administrasi dan teknis kini telah diselesaikan.

PTBA memastikan pekerjaan konstruksi akan kembali dimulai dalam waktu dekat dengan target penyelesaian seluruh proyek pada akhir 2026 sehingga dapat segera diresmikan dan dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik baru di Kabupaten Muara Enim.

Dilansir dari : muaraenimkab.go.id

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version