banner 728x250

Publik Apresiasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Pasokan BBM Lancar, Tarif Listrik Stabil

JAKARTA, Karsa Sriwijaya — Kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) yang mencatat bahwa 75,5 persen publik di Jawa Timur puas terhadap kinerja Bahlil dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Kepuasan publik ini terutama dipicu oleh dua faktor utama: pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang tetap lancar, serta tarif dasar listrik (TDL) yang tidak mengalami kenaikan sepanjang tahun 2025.

Direktur Eksekutif ARCI, Baihaki Sirajt, menjelaskan bahwa hasil survei ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam mengelola sektor energi.

“Stabilitas harga dan kelancaran pasokan menjadi indikator nyata keberhasilan Menteri Bahlil Lahadalia dalam menata sektor energi nasional,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (2/11).

Sejalan dengan itu, pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Hendry Cahyono, menilai langkah Bahlil cukup strategis dalam menjaga keseimbangan energi nasional.

“Ketika harga energi dan listrik stabil, daya beli masyarakat pun ikut terjaga. Itu sebabnya tingkat kepuasan publik meningkat signifikan,” ujarnya.

Selain menjaga pasokan, Kementerian ESDM juga meluncurkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang memberi ruang bagi BUMD, koperasi, dan UMKM untuk berpartisipasi dalam pengelolaan wilayah kerja migas. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus wujud pemerataan manfaat sumber daya energi.

Meski sempat muncul antrean BBM di wilayah Jember akibat penutupan jalur di Gunung Gumitir, ARCI mencatat hal tersebut tidak mempengaruhi penilaian publik secara signifikan, karena distribusi bahan bakar tetap terkendali di seluruh wilayah Jawa Timur.

Survei ARCI ini dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan 1.200 responden dan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan hasil tersebut, publik menilai kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai simbol keberhasilan pemerintah menjaga ketahanan energi nasional tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan tarif listrik atau kelangkaan BBM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *