banner 728x250

Ratu Dewa Buka Festival Generasi Islam Kreatif 2026, Santri Didorong Melek Digital Tanpa Kehilangan Karakter

Palembang, Karsa Sriwijaya – Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, secara resmi membuka Festival Generasi Islam Kreatif (FGIK) 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Modern Terpadu Nurul Qomar, Senin (26/1/2026). Festival ini menjadi ruang strategis untuk mendorong lahirnya generasi santri yang religius, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa santri di era sekarang tidak cukup hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga harus memiliki wawasan digital, kecakapan teknologi, serta karakter yang kokoh. Menurutnya, perkembangan dunia digital harus dihadapi dengan kesiapan mental dan etika yang baik agar tidak kehilangan jati diri.

“Santri hari ini harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga sebagai pencipta konten yang membawa nilai kebaikan dan akhlak,” ujar Ratu Dewa.

Ia juga mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mulai memperkenalkan literasi digital, media sosial yang sehat, hingga pemahaman dasar kecerdasan buatan (AI), sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Namun demikian, pendidikan karakter tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi unggul.

Festival Generasi Islam Kreatif 2026 diisi dengan berbagai kegiatan dan perlombaan yang menampilkan potensi santri di bidang seni, dakwah, literasi, dan kreativitas digital. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah ekspresi sekaligus pembinaan mental kompetitif yang sehat bagi generasi muda Islam.

Pada kesempatan yang sama, Ratu Dewa juga meresmikan gedung Taman Kanak-Kanak (TK) di lingkungan pesantren, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *