PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) III Plaju mencatat produksi 5,1 juta barel gasoil dari target tahunan sebesar 9,7 juta barel, dan 2,3 juta barel gasoline dari target tahunan 4,2 juta barel. Hingga akhirJuni 2025, angka ini setara dengan 52 persen dan 56,6 persen dari target tahunan dalam RKAP 2025.
Pencapaian tersebut memperkuat kontribusi RU III Plaju dalam menjaga ketahanan energi nasional dan memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera Bagian Selatan (Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung).
“Capaian ini berkat kerja keras seluruh pekerja serta dukungan stakeholder. Kami optimis target tahunan bisa terlampaui,” ujar Perliansyah, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Plaju.
Keberhasilan produksi juga didukung pasokan crude yang andal. Selain suplai domestik melalui kapal dari berbagai daerah, RU III Plaju memaksimalkan pemanfaatan crude lokal dari area Sumbagsel, khususnya sekitar Prabumulih dan perbatasan Jambi, yang dialirkan langsung lewat jaringan pipa. Langkah ini memperkuat kemandirian sekaligus ketahanan energi nasional.
RU III Plaju berkapasitas 80 ribu barel per hari dan memproduksi solar, gasoline, Pertalite, Avtur, LPG, hingga petrokimia. Pemanfaatan crude lokal dari Sumbagsel melalui pipa turut memperkuat kemandirian energi.
Keberhasilan semester I tahun 2025 ini menjadi pijakan bagi RU III Plaju untuk terus berlari lebih kencang. Dengan semangat kolaborasi dan kerja keras, Pertamina melalui RU III Plaju berkomitmen menghadirkan energi maksimal agar masyarakat Sumbagsel tetap merasakan energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.
Dilansir dari : sumsel.tribunnews.com