PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Kabar duka menyelimuti Provinsi Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia di Jakarta pada usia 75 tahun, Rabu (25/2). Kepergian tokoh yang dikenal sebagai arsitek transformasi pembangunan Sumsel ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Bumi Sriwijaya.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan periode 2024–2029, Andie Dinialdie, mewakili pimpinan dan seluruh anggota dewan, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang juga pernah menjabat Ketua DPD Partai Golkar Sumsel periode 2004–2020 tersebut.
Menurut Andie, almarhum merupakan pionir pembangunan yang membawa Sumsel ke kancah nasional hingga internasional. Berbagai proyek infrastruktur strategis yang digagas pada masa kepemimpinannya dinilai menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah hingga saat ini.
“Dedikasi beliau dalam membangun infrastruktur dan memajukan daerah adalah catatan sejarah yang tak terlupakan. Kita kehilangan sosok pemimpin besar yang visioner,” ujar Andie.
Ia mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Saat ini, jenazah disemayamkan di Martimbang, Jakarta. Berdasarkan rencana keluarga, almarhum akan diterbangkan ke Palembang pada Kamis pagi (26/2). Setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, jenazah akan dibawa ke Rumah Merdeka sebelum dimakamkan di TPU Kebun Bunga usai Salat Dzuhur.
Kepergian Alex Noerdin menjadi kehilangan besar bagi Sumatera Selatan, mengingat kontribusinya dalam membangun infrastruktur, meningkatkan investasi, dan memperkuat posisi daerah di tingkat nasional.