WASPADA ! Sumsel Berpotensi Bencana Hidrometeorologi

Lokasi tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan akibat guyuran hujan deras (Dok: HANDOUT/SAR PALEMBANG)

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA – Melansir dari Instagram @bpbd.sumsel dan @infocuacasumsel BPBD Provinsi Sumatera Selatan terus aktif melakukan koordinasi dan mitigasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menyusul prakiraan musim hujan 2025/2026.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, mengatakan bahwa masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama pada wilayah rawan banjir dan longsor.

Iqbal juga meminta masyarakat di wilayah rawan banjir agar dapat melakukan tiga poin yang merupakan prosedur yang dikeluarkan BPBD yakni memantau informasi resmi terkait cuaca dan banjir, segera menuju tempat lebih tinggi jika debit air meningkat dan waspada arus bawah dan saluran air yang bisa membahayakan.

“Apabila evakuasi diperlukan, warga diminta mencabut seluruh peralatan listrik serta menempatkan barang berharga di tempat yang lebih tinggi. Saat meninggalkan rumah, hindari berjalan di arus deras dan jangan memaksakan diri mengemudi di jalan yang tergenang banjir, “tuturnya.

Berdasarkan hasil koordinasi terkini, berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

PRAKIRAAN CUACA: Diperkirakan akan terjadi peningkatan curah hujan signifikan pada tanggal 18, 19, dan 20 September 2024.

EVALUASI KESIAPSIAGAAN: Dilakukan diskusi dan evaluasi mendalam terhadap kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dilaksanakan di Sumsel.

PERINGATAN DINI BANJIR: Masyarakat di 10 wilayah berikut diminta waspada tinggi terhadap potensi banjir pada tanggal 15 – 18 September 2024:

  • • OKU
  • • OKU Selatan
  • • OKU Timur
  • • Lahat
  • • Pagar Alam
  • • Empat Lawang
  • • Muara Enim
  • • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • • Kota Palembang
  • • Kota Lubuklinggau
Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version