Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan program Listrik Desa (Lisdes) terus dijalankan untuk mewujudkan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (16/10/2025), Bahlil menegaskan bahwa listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga simbol keadilan sosial.
“Walaupun harus pasang tiang listrik sejauh empat kilometer hanya untuk beberapa rumah, negara tetap harus hadir. Ini bukan soal untung-rugi, tapi soal keadilan energi,” ujar Bahlil di sela kunjungan kerja.
Kunjungan ini menjadi bagian dari Program Lisdes 2025 yang dijalankan Kementerian ESDM. Di Sumatera Selatan, program tersebut menargetkan 8 desa dan 3 dusun agar segera teraliri listrik.
Pembangunan Infrastruktur Energi di Desa
Di Desa Bandar Jaya, pembangunan infrastruktur listrik meliputi 5,3 kilometer jaringan tegangan menengah (JTM), 3,4 kilometer jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi 100 kVA. Sebanyak 63 rumah warga menjadi penerima manfaat langsung dari proyek ini.
Penyalaan listrik pertama oleh Menteri ESDM disambut antusias warga setempat. “Sekarang anak-anak bisa belajar malam hari tanpa gelap. Ini kebahagiaan besar bagi kami,” kata salah satu warga dengan senyum lega.
Komitmen Pemerataan Energi Nasional
Bahlil menyebut, hingga saat ini masih ada sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia yang belum menikmati listrik. Pemerintah menargetkan seluruh desa di Indonesia sudah teraliri listrik pada tahun 2030, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Pemerataan energi adalah bagian dari pemerataan pembangunan. Kalau kota terang tapi desa gelap, itu bukan Indonesia yang adil,” tambah Bahlil.
🛢️ Tinjau LPG dan Sumur Minyak Rakyat
Selain meninjau program Lisdes, Bahlil juga memantau penyaluran LPG 3 kilogram untuk memastikan distribusi berjalan sesuai harga eceran tertinggi (HET) dan stok aman di pasaran.
Ia juga meninjau sumur minyak rakyat di Musi Banyuasin, sekaligus mendorong agar kegiatan pengeboran rakyat bisa diatur secara legal dan aman melalui BUMD, koperasi, atau UMKM.
“Kita ingin energi rakyat benar-benar dikelola oleh rakyat, tapi tetap sesuai aturan dan berstandar keselamatan,” jelasnya.
Listrik untuk Semua, Dari Kota hingga Desa
Kementerian ESDM terus menggencarkan program pemerataan listrik nasional melalui kolaborasi dengan PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal. Program Lisdes diharapkan tak hanya menyalakan lampu di rumah warga, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi kemajuan desa.