banner 728x250

Banjir dan Longsor Terjang Sumatera, 72 Warga Tewas dan Ribuan Mengungsi

SUMATERA — Sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dilanda bencana banjir dan tanah longsor setelah hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut sejak akhir November 2025. Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 72 orang dilaporkan meninggal dunia, ratusan warga luka-luka, dan sejumlah lainnya masih dinyatakan hilang.

Curah hujan tinggi memicu luapan sungai dan banjir bandang yang merusak permukiman penduduk di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ribuan warga harus mengungsi ke lokasi aman karena rumah mereka terendam lumpur hingga setinggi pinggang, sementara banyak hunian lain tertimbun material longsor.

Akses Transportasi Terputus dan Kerusakan Meluas

Banjir bandang turut merusak sejumlah infrastruktur vital. Sejumlah jembatan dan ruas jalan nasional dilaporkan putus, membuat akses ke wilayah terdampak terhambat. Kondisi ini memperlambat proses evakuasi dan pendistribusian logistik ke desa-desa yang terisolasi.

Tim SAR gabungan menghadapi medan berat akibat arus sungai yang deras, tumpukan kayu, batu, serta material longsor yang menutup jalan. Di beberapa titik, aliran listrik dan jaringan komunikasi terputus sehingga komunikasi warga dengan petugas menjadi sulit.

Cuaca Ekstrem dan Kerusakan Lingkungan Jadi Pemicu

BMKG mencatat adanya anomali cuaca yang memicu peningkatan intensitas hujan di atas batas normal. Sementara itu, organisasi lingkungan menilai kerusakan hutan di daerah hulu dan pembukaan lahan skala besar turut memperburuk dampak banjir dan longsor, karena berkurangnya daya serap tanah dan hilangnya penahan air alami.

Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Pemerintah provinsi di wilayah terdampak telah menetapkan status tanggap darurat bencana. Lebih dari 400 personel yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, hingga relawan, dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban hilang.

Pemerintah pusat juga menggelar rapat darurat untuk memastikan percepatan penanganan. Bantuan logistik seperti makanan siap saji, selimut, obat-obatan, tenda, dan air bersih telah dikirimkan ke sejumlah titik pengungsian. Pusat layanan kesehatan sementara juga didirikan untuk warga yang mengalami luka, trauma, dan penyakit akibat banjir.

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Masih Berlanjut

Dalam beberapa hari mendatang, BMKG memprediksi curah hujan masih akan tinggi di sebagian besar wilayah Sumatera. Masyarakat di daerah bantaran sungai dan wilayah rawan tanah longsor diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama ketika hujan lebat terjadi pada malam hari.

Pemerintah daerah berkoordinasi untuk melakukan pemetaan wilayah berisiko tinggi dan mengevakuasi warga yang berada di zona rawan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *