banner 728x250

Tokoh Masyarakat dan Pengusaha Palembang Haji Halim Ali Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun

Foto : Kemas Haji Abdul Halim atau yang dikenal dengan Haji Alim mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.25 WIB. saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siti Fatimah, Palembang. Kamis (22/1/2026).

PALEMBANG, KARSASRIWIJAYA — Kabar duka menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan setelah tokoh masyarakat dan pengusaha ternama, Kemas Haji Abdul Halim Ali atau yang akrab dipanggil Haji Halim, meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.25 WIB di Rumah Sakit Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang, setelah menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang memburuk.

Almarhum yang berusia 88 tahun menghembuskan nafas terakhir setelah beberapa hari sebelumnya dirawat di ruang Intensive Cardiology Care Unit (ICCU) karena komplikasi penyakit dalam, termasuk gangguan jantung dan paru-paru, serta penurunan fungsi organ lainnya yang diperburuk oleh faktor usia lanjut.

Keluarga Umumkan Rencana Pemakaman

Keluarga almarhum mengumumkan bahwa jenazah Haji Halim akan dikebumikan pada Jumat (23/1/2026) setelah pelaksanaan shalat Jumat. Sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga, jenazah akan dishalatkan di Masjid Agung Palembang sebagai penghormatan terakhir dari keluarga dan masyarakat.

Putra almarhum, Kms H Umar Halim, menyampaikan permohonan doa kepada masyarakat agar Haji Halim mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan segala kekhilafan semasa hidupnya diampuni.

Sosok Dermawan dan Pengusaha yang Dikenang

Semasa hidup, Haji Halim dikenal luas di Palembang dan Sumatera Selatan sebagai tokoh masyarakat, pengusaha sukses, serta sosok dermawan yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat luas.

Beberapa waktu sebelum wafat, sosoknya sempat menjadi perhatian publik karena kondisi kesehatannya yang kritis dan partisipasinya dalam proses hukum terkait sengketa lahan proyek besar, meski dalam keadaan lemah ia tetap mencoba kooperatif mengikuti proses persidangan.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang Haji Halim Ali. Mohon doa dari seluruh masyarakat dan maafkan segala kekhilafan beliau semasa hidup,” bunyi pesan belasungkawa yang beredar luas di berbagai grup komunitas dan media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *