JAKARTA, KARSASRIWIJAYA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) melaporkan perkembangan terbaru terkait bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat. Dua wilayah yang terdampak adalah Kabupaten Bogor dan Kota Bandung.
Di Kabupaten Bogor, hujan deras disertai angin kencang pada Senin (1/12) menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta menumbangkan beberapa pohon. Bencana tersebut terjadi di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, dan Desa Ciriung, Kecamatan Cibinong. Sebanyak 19 kepala keluarga atau 70 jiwa terdampak. BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat setempat telah melakukan kaji cepat, pendataan, serta evakuasi pohon tumbang. Sebagian rumah yang terdampak dilaporkan mulai diperbaiki secara mandiri oleh warga.
Sementara itu di Kota Bandung, hujan berintensitas tinggi melanda Desa Sekeloa, Kecamatan Coblong, pada Minggu (30/11) pukul 13.45 WIB. Sebanyak 31 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan berupa tiga rumah rusak berat, empat rusak sedang, dan 24 rusak ringan. BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kota Bandung telah melakukan pendataan langsung di lapangan.
Menindaklanjuti peningkatan risiko bencana, Gubernur Jawa Barat menetapkan Status Siaga Darurat Bencana periode 15 September 2025 hingga 30 April 2026, meliputi potensi banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, dan tanah longsor. Penetapan Pos Komando Penanganan Siaga Darurat juga diberlakukan mulai 29 September 2025.
BNPB memastikan sistem komunikasi darurat tetap berfungsi optimal melalui jaringan radio yang terhubung dengan BPBD seluruh Indonesia. Pada Selasa (2/12), petugas radio melaksanakan roll call sebanyak 10 kali untuk memantau kondisi cuaca dan laporan kejadian bencana.
Berdasarkan prakiraan cuaca periode 2–4 Desember 2025, Indonesia diprediksi mengalami hujan ringan hingga ekstrem. BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta menjauhi area terbuka, pohon besar, dan bangunan yang rapuh.
Dilansir dari : bnpb.go.id