Herman Deru Raih Penghargaan Bergengsi, Bukti Cinta dan Kepeduliannya pada Pesantren di Sumsel

Palembang, Karsa Sriwijaya – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Ia menerima penghargaan Kepala Daerah Peduli Pesantren pada ajang Pesantren Award 2025, sebuah pengakuan bergengsi yang diberikan kepada pemimpin daerah dengan dedikasi tinggi terhadap kemajuan lembaga pesantren di Indonesia.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata cinta dan komitmen Herman Deru dalam memperkuat eksistensi pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Sejak awal masa kepemimpinannya, ia menempatkan pesantren sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di Sumatera Selatan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh kiai, ustaz, dan santri di Sumsel yang terus menjaga marwah pesantren. Pemerintah provinsi hanya menjadi bagian kecil dari perjuangan besar mereka,” ujar Herman Deru penuh rasa syukur.

Selama menjabat, Herman Deru dikenal sebagai sosok pemimpin yang konsisten mendukung kemajuan pesantren melalui berbagai program nyata. Di antaranya bantuan hibah pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana pondok, hingga pelatihan kewirausahaan santri (Santripreneur) yang mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

Ia juga aktif memperjuangkan pengakuan pesantren sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional. Langkah itu sejalan dengan semangat Undang-Undang Pesantren yang menempatkan lembaga keagamaan ini sebagai pusat pembentukan karakter bangsa.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga tempat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kemandirian. Santri harus menjadi pelopor perubahan yang berakhlak dan berdaya saing,” tegas Deru.

Melalui penghargaan di ajang Pesantren Award 2025, Sumatera Selatan semakin menegaskan diri sebagai provinsi yang menginspirasi dalam kolaborasi antara pemerintah dan pesantren. Kepedulian Herman Deru bukan sekadar simbolik, tetapi diwujudkan lewat langkah nyata yang dirasakan langsung oleh para santri dan masyarakat luas.

Dengan penghargaan ini, Sumsel menorehkan catatan positif baru: pesantren berdaya, santri berjaya, dan daerah semakin religius serta berkemajuan.

Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp
Exit mobile version